Definisi Artificial Intelligence
Kecerdasan
Buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer
yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik
yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, komputer hanya difungsikan
sebagai alat hitung saja. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka peran
komputer semakin mendominasi kehidupan umat manusia. Komputer tidak lagi hanya
digunakan sebagai alat hitung, lebih dari itu, komputer diharapkan untuk dapat
diberdayakan untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia.
Manusia
bisa menjadi pandai dalam menyelesaikan segala permasalahan di dunia ini karena
manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari cara
mempelajarinya. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang
tentu saja diharapkan akan lebih mampu dalam menyelesaikan permasalahan. Namun
bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,
mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki.
Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang
pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik.
Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik, namun tanpa dibekali
pengetahuan dan pengalaman yang memadai, manusia juga tidak akan bisa
menyelesaikan masalah dengan baik (Sri Kusumadewi, 2003).
Sedangkan
menurut para ahli lainnya, kecerdasan buatan dapat diartikan sebagai berikut:
1.
H.A Simon (1987)
Kecerdasan
buatan (artificial intelligence) merupakan kawasanpenelitian, aplikasi dan
instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal
yang -dalam pandangan manusia adalah- cerdas.
2.
Rich and Knight (1991)
Kecerdasan
Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan
hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.
3.
Encyclopedia Britannica
Kecerdasan
Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi
pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan,
dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan
sejumlah aturan.
4.
Buku Sri Kusumadewi
Kecerdasan
buatan atau artificial intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer
yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik
yang dilakukan oleh manusia (Buku Sri Kusumadewi).
Kelebihan Kecerdasan Buatan
1.
Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat
mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa.
Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program
tidak mengubahnya.
2.
Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer
pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama.
Disamping itu suatu keahlian tidak akan pernah bisa diduplikasi secara lengkap.
Sedangkan jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan
tersebuat dapat ditransfer atau disalin dengan mudah dan cepat dari satu
komputer ke komputer lain.
3.
Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan
layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus
mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu
yang sangat lama.
4.
Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan
busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami
senantiasa berubah-ubah.
5.
Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat
didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem
tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
6.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan
kecerdasan alami.
7.
Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan
kecerdasan alami.
Kekurangan Kecerdasan Buatan
1.
Kurang memberikan kesempatan kepada orang lain untuk membuka peluang bisnis,
usaha, layanan computer sejenis karena setiap orang di prediksi lebih memilih
untuk melakukan sendiri jika dalam jumlah yang kecil atau dalam kapasitas yang
terjangkau.
2.
Rawan rusak
3.
Mahal dalam proses pembuatannya
4.
Memerlukan daya listrik
5.
Struktur kontrolnya terpisah dari pengetahuan
Pandangan Terhadap Sistem Cerdas
Untuk Negara Indonesia
Menurut
saya Robotika di Indonesia sudah berkembang pesat kalau kita lihat ke tahun-tahun
belakangan ini. dengan adanya sekolah robot Indonesia, untuk membantu
orang-orang yg berkeinginan belajar membuat robot. Di Indonesia ada robot yg
bisa memungut kotoran hewan bernama “Cage Cleaning
Robot” yg nantinya kotoran akan dikumpulkan dan diolah menjadi
pupuk yg bermanfaat.
Sumber:
http://web.if.unila.ac.id/purmanailuswp/2015/09/13/pengertian-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/
http://tekno.kompas.com/read/2016/03/11/10552677/Cara.Kerja.Robot.Pemungut.Kotoran.Buatan.Siswi.SMA

